Jumat, 27 Agustus 2010

PT PAL Tekuni Bisnis Kapal Perang

SURABAYA--PT PAL Indonesia menjajaki peluang pengadaan kendaraan perang dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) setelah berhasil mendapatkan kontrak pembangunan kapal perusak kawal rudal (PKR) senilai Rp 4 triliun.

Direktur Utama PAL, Harsusanto mengatakan, Kemenhan sudah menyatakan minat untuk membuat kontrak lanjutan tersebut. "Yang sudah di depan mata untuk landing ship tank dan hydrography," katanya ketika ditemui usai menghadiri Kontrak Pembangunan Kapal (Ship Building Contract) Lima Kapal Kanker Pertamina dengan Empat Galangan Kapal, Kamis (26/8).

Untuk pembangunan kapal PKR sendiri, kata Harsusanto, pihaknya akan melanjutkan finalisasi kontrak pada bulan depan dan merampungkannya Oktober mendatang. Dalam proyek ini, PAL bermitra dengan Damen Schelde, pabrikan kapal asal Belanda. Bagi Damen sendiri, kata dia, pembuatan PKR gabungan ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka.

Harsusanto berharap, terjadi transfer teknologi dalam proyek PKR yang perdana ini. Sehingga, untuk proyek selanjutnya dapat dilakukan secara mandiri. "Wah, potensinya ke depan bisa sampai 10 kapal (PKR)," katanya.

Menteri Perindustrian, MS Hidayat berharap proyek perdana kapal PKR oleh PAL ini mampu menjadi titik awal yang baik bagi industri alutsista nasional. "Karena itu, ini (proyek PKR) menjadi tugas berat bagi PAL," ucapnya dalam kesempatan yang sama.

(Republika)

TNI AL Pesan Kapal Rudal Produksi Batam




BATAM (BP) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) memercayakan pembuatan kapal cepat rudal nasional kepada PT Palindo Marine Shipyard Batam. Galangan kapal yang memproduksi kapal-kapal aluminium, fiberglass dan perahu ini mendapat satu pesanan kapal yang berbiaya Rp60 miliar.

Kemarin, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Madya TNI Agus Suhartono, meninjau PT Palindo Marine yang berada di Seilekop, Sagulung. Selama di galangan kapal itu, Kasal dan rombongan menanyakan perkembangan pengerjaan kapal pertama itu. Kapal rudal cepat atau KCR-40 itu mulai dibuat 9 Oktober 2009 dan rencananya selesai dalam 52 pekan.

“Kita pesan di sini karena sesuai kebijakan industri pertahanan, pengusaha dalam negeri harus diajak kerjasama. Dan yang memenangkan tender, PT Palindo ini. Perusahaan swasta nasional yang bisa dibina untuk memenuhi kebutuhan alutsista (alat utama sistem persenjataan) kita,’’ jelas Kasal Laksamana Madya TNI Agus Suhartono di lokasi PT Palindo Marine, kemarin.

Menurut Agus Suhartono, kapal ini berbahan aluminium baja pada bagian bawah dan fiberglass pada bagian atas. Penggunanaan bahan aluminium baja itu, lanjut dia, karena lebih tahan lama.

Sementara fiber usianya tidak tahan lama, tidak bagus untuk lingkungan , dan tidak kuat.
“Biaya pembuatan Rp60 miliar. Belum termasuk pendorongnya, alat navigasi dan alat komunikasi. Juga belum termasuk senjata dan rudalnya,’’ kata Kasal.

Untuk persenjataan, ungkap Kasal, AL akan memesannya dari Eropa. Sementara rudalnya dari Asia. Kemungkinan dari China atau Korea. Biaya untuk senjata dan rudal ini sebesar 200 juta dolar Amerika. Alat persenjataan baru dipasang setelah kapal selesai dibuat.

Kapal sejenis ini akan dipesan sebanyak 22 unit. Pengadaannya secara bertahap. Sampai tahun 2014, direncanakan bertambah antara empat atau enam unit.

Managing Director PT Palindo Marine Shipyard, Harmanto mengaku belum mengetahui apakah semua kapal itu nantinya diproduksi di Palindo.

“Kita baru mendapat satu pesanan. Kita memang sudah sering mendapat pesanan kapal patroli, tapi baru kali ini kapal rudal,’’ katanya. (uma)

Pengadaan Kapal Selam TNI AL Selesai 2014

JAKARTA--MI: Pengadaan kapal selam untuk memperkuat jajaran TNI AL dijadwalkan selesai pada 2014. Saat ini, TNI AL kembali menyusun ulang spesifikasi teknis dan operasional dari kapal selam yang dibutuhkan.

Hal ini disampaikan KSAL Laksamana Madya Agus Suhartono seusai menghadiri peringatan Dharma Samudra di Jakarta, Jumat (15/7). "Sekarang baru kita proses awal lagi untuk pengadaannya mulai dari operation requirement, spesifikasi teknik kita tata ulang. Aplikasi kontrak tahun ini sudah bisa dilaksanakan. Pada tahun 2011, sudah bisa dibangun dan tahun 2014 sudah jadi," kata KSAL.

Ia beralasan perkembangan situasi saat ini menjadi alasan pihaknya harus meninjau kembali pengadaan kapal selam. Maka itu, ia menyatakan bahwa kemampuan kapal selam selanjutnya harus lebih baik dari kemampuan kapal selam yang ada. Kapal selam Nanggala dan Cakra memiliki kemampuan ketahanan menyelam hingga dua minggu. Karena itu kemampuan minimal kapal selam baru haruslah dua minggu.

"Kemampuan kapal selam dilihat dari ketahanan kapal selam itu menyelam lebih lama. Itu yang paling utama bagi kapal selam, minimal dua minggu. Kalau kapal selam tiap hari harus muncul yah ketahuan. Maka itu, harus bisa menyelam cukup lama," jelasnya.

Dalam cetak biru pertahanan TNI AL, KSAL menyatakan bahwa Indonesia setidaknya memiliki empat kapal selam pada 2014. Itu terdiri dari dua kapal selam yang ada ditambah dua pengadaan baru.

Meski pilihan negara produsen belum ada, ia memperkirakan hanya ada tiga negara yang menjadi pilihan. "Tetap saja kan mbahnya kapal selam kan Jerman. Korea juga memiliki kemampuan dengan lisensi Jerman, kemudian Rusia. Ya sekitar itu. Hanya kita belum tahu mana yang dipilih," tandasnya. (DM/OL-06)

(Media Indonesia)

Indonesia-Korsel Kembangkan Jet KF-X



SEOUL, KOMPAS.com — Indonesia, Kamis (15/7/2010), sepakat bergabung dalam proyek pengembangan jet tempur KF-X, Korea Selatan, yang tertunda selama beberapa tahun akibat masalah teknis dan pendanaan.

"Indonesia akan memperoleh sekitar 50 jet tempur KF-X dengan menanggung 20 persen biaya pengembangan proyek bernilai miliaran dollar AS itu," kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam sebuah pernyataan.

Kedua negara juga sepakat untuk bekerja sama dalam produksi dan pemasaran jet tempur tersebut.

Kesepakatan ini ditandatangani di Seoul oleh Komisioner Kementerian Pertahanan Korsel dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Indonesia, Eris Herryanto.

Korsel telah meluncurkan proyek tersebut pada tahun 2000 untuk memproduksi jet tempur buatan dalam negeri.

Setelah lama ditangguhkan karena masalah teknis dan ekonomi, Presiden Lee Myung-Bak pada Januari lalu setuju untuk mendorong proyek tersebut di tengah meningkatnya ketegangan antara Korsel dan Korut.

Korsel berencana menonaktifkan semua jet tempur F-4 dan F-5 pada 2020. Kantor berita Korsel, Yonhap, melaporkan, sekitar 170 jet tempur F-5 beroperasi di Korsel.

Pesawat-pesawat tersebut kali pertama terbang pada 1975 dan telah mengalami sejumlah kecelakaan udara.

"Pengaktifan kembali proyek itu akan dimulai awal tahun depan, dan kami berencana memproduksi jet-jet tempur baru setelah studi kelayakan rampung pada akhir 2012," kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel.

"Kami memerlukan mitra asing yang akan mentransfer teknologi dan suku cadang utama jet tempur tersebut," ujarnya, tanpa menyebutkan total dana yang diperlukan.

Menurut juru bicara tersebut, di samping pengembangan proyek kunci KF-X itu, Korsel juga akan terus membeli jet-jet tempur canggih dari perusahaan asing.

(Kompas)

Sabtu, 07 Agustus 2010

Cara Dapat Duit di FriendFinder

Program Afiliasi ini tidak memungut biaya apapun dari membernya alias gratis. Anda hanya diminta mengajak oranglain, teman atau keluarga untuk gabung lewat account referral anda.

Kelebihan lain dari program ini, anda tidak dituntut memiliki Account Paypal atau ALertpay dan lainnya. Komisi bisa anda peroleh lewat CEK, Kelebihan lain yakni :

Bila anda cowok dan mampu mengajak cewek maka adna akan mendapatkan komisi $2. Dan cowok yang mengajak cowok akan mendapat komisi $1. Begitu pula sebaliknya. Batas cashoutnya adalah $50, jadi kalau anda cowok ajaklah teman cewek anda sebanyak 25 orang, dan kalau anda cewek ajaklah teman cowok anda sebanyak 25 orang. Tapi itu terserah dari anda yang jelasnya jika anda mengajak orang lain untuk bergabung anda akan mendapatkan komisi. Kalau anda ingin daftar ikuti cara di bawah ini.

Tahap 1

* buka link berikut : http://friendfinder.com/go/g1246917

* Lalu klik Join Now
* Isilah data-data Anda dengan lengkap
* I am a : Man (jika Anda laki-laki), Woman (jika Anda perempuan)
* Interested in meet a : Man (jika ingin mencari/berteman dengan laki-laki), Woman (jika ingin berteman dengan perempuan), atau bisa Anda pilih dua-duanya
* For : Friendship (berteman), Dating (ketemuan), Serious Relationship (hubungan serius), Marriage (menikah), bisa pilih lebih dari satu
* Birth Date : Tanggal lahir Anda
* Country : Negara Anda
* Zip/Postal Code : Kosongkan saja, jika Anda berada selain di Amerika (US only)
* Email Address : Isikan email Anda
* Username : Tentukan username Anda antara 4 sampai 16 karakter
* Lalu klik : Click Here and Have Fun

Tahap 2

* City : Isikan kota tempat tinggal Anda
* Closest City: Sama seperti di atas
* State: Propinsi Anda
* Your Height : Tinggi Anda
* Your Body Type : Tipe badan Anda
* Your Race : Ras Anda, kalau Indonesia pilih saja Asia
* Marital Status : Status pernikahan Anda
* Your Religion : Agama Anda
* Your Education : Pendidikan terakhir Anda
* Your Occupation : Pekerjaan Anda misalnya : Business
* Introduction Title : Sekilas tentang diri Anda, misalnya : I like travelling, minimum 10 karakter
* Tell others about yourself : Ceritakanlah tentang diri Anda, misalnya : I am a good man, I like travelling. My hobby are reading, computer, sports, and others, I love new friend, buatlah sesuka Anda, minimal 50 karakter.
* Anda bisa meng-upload foto Anda, klik browse lalu carilah file foto Anda. Jika Anda belum punya fota bisa Anda kosongkan dulu, nanti dikemudian hari bisa Anda isi kembali.
* Setelah itu klik : Click to become a FREE member
* Buka email Anda, periksa email verifikasi yang dikirim oleh FriendFinder, lalu klik Activate Now
* Sekarang keanggotaan Anda sudah diaktivasi.

Tahap 3

Tahap selanjutnya adalah mendaftar menjadi Affiliate FriendFinder. Bila Anda masih dalam posisi Login, Anda Logout terlebih dahulu, kemudian Pilih menu Affiliate pada halaman depan situs FriendFinder. Isi formulir Affiliate FriendFinder.

* Buka Halaman depan situs FriendFinder
* Klik Affiliates
* Klik : Affliate Sign Up
* Preferred Program : Pilih nomor 1 (per member payout)
* First Name: isi dengan nama depan Anda
* Last Name : isi dengan nama belakang Anda
* URL : http://secuil-info.blogspot.com/ kalo punya kl tidak kosongin aja
* Desired Password : isi dengan password yang Anda inginkan
* Preferred Newsletter Language : English
* Email Address : isi dengan alamat email Anda
* Secondary Email : Alamat email Anda yang lain, atau kosongkan
* Checks payable to : Nama lengkap sesuai kartu identitas
* Street Address : isi dengan alamat jelas rumah Anda
* City : isi dengan kota Anda tinggal
* State/Province : isi dengan provinsi tempat Anda tinggal
* Country: Negara Anda
* ZIP/Postal code : isi dengan kode pos rumah Anda
* What is your business tax classification? Biarkan kosong, karena khusus untuk warga Amerika saja
* Tax ID or Social Security Number : Biarkan kosong, karena khusus untuk warga Amerika saja
* Phone Number : isi dengan nomor rumah atau handphone Anda, awali dengan angka 62, misal 62812345678
* Which Instant Messenger do you use? Pilih saja None
* Use ePassporte : Pilih saja No
* Pastikan data terisi dengan benar setelah itu : Click Here for the Last Step
* Lalu klik / beri tanda centang pada kotak kecil yg ada tulisan : Yes, I have read and accepted the Affiliate Agreement
* Klik Submit
* Tertera disitu alamat URL website replikasi Anda (catat alamat ini, karena akan Anda pergunakan untuk promosi)
* Klik : Account Information
* Lalu klik yg warna biru di tulisan Here is your account information. Click here to update your information

Lihat lagi email anda kembali, anda akan dikirimkan lagi username dan password untuk affiliate. Log In sebagai member friendfinder dan member affiliate itu berbeda.


Akun referral anda digunakan untuk dipromosikan kepada teman-teman anda atau orang lain. Jika anda ingin mendapatkan kartu debit master card anda juga bisa mendapatkannya melalui program friendfinder ini